Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita

Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita

Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita WASHINGTON, -Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh

Mal dan Plaza di Medan Tutup Sementara untuk Tekan Penyebaran Covid-19
Polres Bekasi Ungkap 26 Kasus Narkoba Selama Covid-19
Selain Virus Corona, Warga Bali Juga Hadapi Ancaman DBD

Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita

WASHINGTON, -Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita  Hal ini mengindikasikan pria lebih rentan meninggal akibat terinfeksi virus corona dibandingkan perempuan.

Direktur Gugus Tugas Covid-19 Gedung Putih Deborah Birx mengatakan, kematian tinggi pasien berjenis kelamin pria terjadi di Italia. 58 persen kasus Covid-19 yang terdata antara 21 Februari dan 12 Maret merupakan laki-laki.

Para pakar menjelaskan, selain kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman keras yang dapat merusak paru-paru, faktor hormon pada pria juga bisa memengaruhi. Hal ini terkait dengan respons hormon terjahadap kekebalan tubuh.

Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol lebih sering dilakukan laki-laki ketimbang perempuan. Kebiasaan-kebiasaan itu dapat merusak paru-paru dan mengakibatkan peradangan saat melawan infeksi.

Selain gaya hidup seperti merokok dan minum alkohol, faktor lain adalah penyakit bawaan yang menyertai kematian akibat virus corona.

Institut penelitian yang mempelajari kesehatan antargender Global Health 50/50 menyebut, laki-laki cenderung mengidap penyakit terselubung, seperti hipertensi, gangguan jantung, dan paru-paru kronis.

Dia menjelaskan, perbedaan gender sangat berpengaruh dalam tingkat kemunculan dan keparahan infeksi virus pernapasan serta sejalan dengan perbedaan dalam hal aktivitas sel imun.

Sel-sel imun, lanjut Kovats, mampu merespons hormon estrogen dan testosteron. Kondisi ini mengindikasikan perbedaan kadar hormon-hormon tersebut pada laki-laki dan perempuan mungkin berperan dalam merespons imun penderita corona.

Ketika merespons beberapa virus, sel-sel pada tubuh perempuan memproduksi protein yang disebut ‘interferon’ dengan level lebih tinggi dibandingkan pada laki-laki.

Interferon merupakan bagian penting dari respons imun bawaan awal. Protein tersebut memicu aliran protein yang secara langsung bersifat antivirus dan bertindak untuk meredakan penyebarannya.

“Bukti memang menunjukkan bahwa produksi interferon didukung oleh estrogen. Dalam infeksi virus pernapasan, kapasitas yang lebih besar untuk memproduksi interferon dapat membantu meredakan penyebaran virus dan kerusakan paru-paru pada perempuan,” tuturnya.

Profesor di Fakultas Kedokteran Universitas California Davis, Kent Pinkerton, memberikan komentar serupa. Menurut dia, respons imun antara laki-laki dan perempuan kemungkinan berkaitan dengan hormon namun kondisi ini belum dipahami dengan baik.

LAPAK DEWA

  Bonus New Member 10K Minimal Deposit 25K 

Bonus 10% Setiap Hari

Bonus Spin  Tanpa Zonk

Bonus Rakeback 16,7%

       Mari segera bergabung di Lapak Dewa.

      Dapatkan bonus deposit 10% setiap hari bagi semua member.

     Bagi member yang baru bergabung dan telah melakukan deposit, akan diberikan modal tambahan senilai 10K secara langsung.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1