Teka – Teki Kematian Kepala Desa Yang Menyisakan Misteri

Teka – Teki Kematian Kepala Desa Yang Menyisakan Misteri

LapakDewa.club - Teka - teki kematian kepala desa yang mnenyisakan misteri. Kepala Desa (Kades), Rely Kemit ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah, d

Galau Tak Kunjung Dapat Jodoh, Junaedi Pilih Gantung Diri
Seorang Nenek Meninggal Ditabrak Moge, Cucunya Luka Parah
Cegah Konflik Lanjutan, Satu Peleton Brimob Diterjunkan Ke Adonara Barat

LapakDewa.club – Teka – teki kematian kepala desa yang mnenyisakan misteri.
Kepala Desa (Kades), Rely Kemit ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah, di kompleks Perumahan Taman Permata Surya, Jalan Eka Surya Dusun 8, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (10/11) lalu.

Korban adalah Kades Ketangguhan, Kecamatan Sibolangit. Rely Kemit tewas dengan lima tusukan. Tewasnya Rely masih meninggalkan misteri. Saat ini pihak polisi masih menyelidiki tewasnya Rely, apakah ia korban pembunuhan atau bunuh diri? Berikut ulasannya:

Kapolsek Delitua AKP Dolly B Nainggolan mengatakan, jasad Rely ditemukan tidak bernyawa dalam posisi duduk di atas kloset kamar mandi. Sementara pisau menancap di dada sebelah kiri dan luka sayat di leher bawah.

Jasad Rely tidak ditemukan di desanya. Dia didapati tewas bersimbah darah di Kompleks Taman Permata Surya, Blok E15, Jalan Eka Surya, Dusun 8, Desa Kedai Durian, Delitua. Rumah itu milik pendeta bernama Gayus Bangun.

Baca Juga : Mengaku Bawahan Satpol PP Seorang Pria Cabuli Gadis Bawah Umur

Sebelum jasadnya ditemukan, sekitar pukul 10.00 Wib, Gayus ditelepon pembantu dan diberitahu bahwa Rely lama tidak keluar dari kamar mandi. Pendeta ini pun menghubungi Kepala Dusun 8, Hidayat, untuk datang ke rumahnya.

Sekitar pukul 11.15 Wib, Hidayat bersama seorang warga tiba di rumah Gayus. Mereka mendapati Reli bersimbah darah di kamar mandi. Hidayat kemudian menghubungi Polsek Delitua.

“Saat kita hadir, korban benar sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi duduk di atas kloset dan pisau tertancap di dada sebelah kirinya,” terang Dolly.

Berdasarkan pemeriksaan tim Inafis, terdapat 5 luka di dada dan leher Reli. “Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” ungkapnya.

Dugaan Bunuh Diri Oleh Polisi

Kapolsek Delitua AKP Dolly B Nainggolan mengatakan pihaknya masih menduga Reli tewas bunuh diri. Dugaan ini didasarkan keterangan saksi-saksi bahwa korban memang tengah mendapatkan tekanan kejiwaan.

Rely sedang menghadapi proses perceraian dengan istrinya. Tekanan itu pula yang membuatnya sementara tinggal di rumah pendetanya, Gayus Bangun.

“Ia nekad mengakhiri hidupnya dikarenakan korban lagi proses perceraian dengan sang istri,” ujar Dolly.

Dugaan Pembunuhan Oleh Keluarga

Kematian Rely masih menjadi teka-teki. Sebab, keluarga korban membuat laporan ke polisi karena menduga dia merupakan korban pembunuhan, namun polisi belum menemukan indikasi itu.

“Keluarga sudah membuat laporan ke polisi karena menduga korban dibunuh. Tapi setelah kita lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) sebanyak tiga kali, sampai saat ini belum kita temukan adanya unsur-unsur dugaan pembunuhan,” kata Kapolsek Delitua, AKP Dolly N Nainggolan, Senin (11/11).

Dia memaparkan, pihaknya telah memeriksa setiap sudut TKP, seperti ventilasi, loteng, pagar, hingga CCTV di depan rumah. Namun belum didapati tanda-tanda kedatangan orang lain ke rumah itu.

Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan terkait kejadian ini. “Untuk saksi sudah empat orang kita periksa yaitu pak pendeta atas nama Gayus, istri pendeta, pembantu pendeta dan kepala dusun setempat,” jelas Dolly.

Penyidik juga masih menunggu hasil autopsi. Hal itu diharapkan dapat memperjelas penyebab kematian Reli.

Lapak Dewa

Mari segera bergabung di Lapak Dewa.

Dapatkan bonus deposit 10% setiap hari bagi semua member.

Bagi member yang baru bergabung dan telah melakukan deposit,
akan diberikan modal tambahan senilai 10K secara langsung.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1