Seorang Oknum Guru Mts Sodomi Muridnya Hingga 20 Kali

Seorang Oknum Guru Mts Sodomi Muridnya Hingga 20 Kali

Seorang Oknum Guru Mts Sodomi Muridnya Hingga 20 Kali Di Kabupaten Cianjur - Lapak Dewa Seorang oknum guru MTs Yusuf Hidayat (31) di Kabupaten Cianju

Gadis Remaja Dijadikan PSK Di Sulsel Dan Bayaran Dari Pekerjaan Tersebut Juga Diambil Oleh Pelaku
Guru Predator Seks Punya Istri Jarang Dinafkahi Batin, Tapi Setubuhi Model-modelnya
Napi Ketahuan Menyelundupkan Sabu Di Dalam Roti bolu

Seorang Oknum Guru Mts Sodomi Muridnya Hingga 20 Kali Di Kabupaten Cianjur – Lapak Dewa

Seorang oknum guru MTs Yusuf Hidayat (31) di Kabupaten Cianjur diduga menjadi pelaku pencabulan dan sodomi muridnya sendiri hingga 20 kali. Dia melakukan aksi bejatnya itu di tempatnya mengajar.

Dalam melancarkan aksinya, guru bejat ini melakukan beberapa tipu daya hingga membuat sang murid jatuh dipelukannya. Mulai dari mengiming-imingi akan memberi pelajaran tambahan, materi baru ekstrakulikuler hingga memberi perhatian pada korban agar bisa menjalin kedekatan serta menjalankan aksi bejatnya itu.

Kapolsek Campaka AKP Tio mengungkapkan, pelaku mulanya mendekati korban yang masih berusia 14 tahun dan baru masuk di salah satu MTs di Kecamatan Campakamulya, dimana pelaku mengajar. Korban diajak pelaku untuk menginap di sekolah, dengan dalih berlatih pramuka dan akan diberikan pelajaran tambahan.

“Tersangka ini awalnya memang memberikan pembelajaran tambahan ketika korban mau menuruti untuk menginap di sekolah,” kata Tio, Senin (27/4/2020).

Pelaku terus memberikan perhatian lebih kepada korban sehingga korban merasa nyaman. Selanjutnya tersangka mengatakan bahwa dirinya sayang terhadap korban dan kemudian melakukan perbuatan cabul hingga menyodomi korban.

“Tersangka memperlakukan korban seperti seorang kekasih. Apabila ada kesempatan, pelaku langsung melakukan aksi bejatnya. Dari pengakuan pelaku, dia sudah 20 kali menyodomi korban,” ucapnya.

Guru cabul itu diamankan jajaran Polsek Campaka setelah pihak keluarga korban melapor, lantaran mengetahui pelajar yang saat ini tengah menjalani pendidikan rumah akibat pandemi Corona itu menjadi korban pelecehan dan sodomi.

Tio menambahkan, atas tindakannya pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 junto pasal 76 E, Undang-undang nomor 17 / 2016, tentang penetapan PP pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolsek Campaka. Pelaku terancam kurungan penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar,” ujarnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1