Pria Probolinggo Yang Menghina Profesi Perawat Diamankan

Pria Probolinggo Yang Menghina Profesi Perawat Diamankan

Lapak Dewa - Pria yang menghina profesi perawat di Probolinggo diamankan. Ia dilaporkan Persatuan Wartawan Nasional Indonesia (PWNI) Kabupaten Proboli

Pelaku Pemobobolan Dan Pencurian Barang Elektronik Ditembak
Siswi – Siswi SMA Pesta Miras Dan Masih Mengenakan Seragam
Begal Sadis Tewas Ditembak Mati Oleh Polisi Karena Melawan

Lapak Dewa – Pria yang menghina profesi perawat di Probolinggo diamankan. Ia dilaporkan Persatuan Wartawan Nasional Indonesia (PWNI) Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/5).

Terlapor yakni Sugiono (25), warga Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Ia diamankan petugas Satreskrim Polres Probolinggo Kota di kantor desa tempat ia dikarantina.

Ia dikarantina karena mudik dari Sidoarjo yang ditetapkan sebagai zona merah Corona. Saat ini ia dalam proses pemeriksaan penyidik di ruang unit 1, Kantor Satreskrim Mapolres Probolinggo Kota, Jalan dr Saleh, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Terlapor dinilai terbukti dan memenuhi unsur tindak pidana Undang-Undang (UUD) ITE, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Yang diperbuatnya melecehkan profesi atau¬†ujaran kebencianterhadap perawat medis COVID-19, di akun medsos Facebook-nya,” kata AKP Heri Sugiono, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota saat dihubungi, Kamis (21/5/2020).

“Terlapor kita amankan setelah menjalani proses karantina, karena terlapor datang dan mudik dari Sidoarjo yang masuk zona merah. Jadi dikarantina oleh Satgas COVID-19. Kita masih proses pemeriksaan untuk proses hukum lanjutan,” imbuhnya.

AKBP Ambariyadi Wijaya, Kapolres Probolinggo Kota menghimbau masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial. Tidak menyebar hoaks dan melakukan ujaran kebencian, jika tidak ingin terjerat UUD ITE.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0