Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Perobekan Alquran

Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Perobekan Alquran

Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Perobekan Alquran Seorang pria di Tasikmalaya berinisial E (33) diamankan polisi, karena diduga mela

Curhat Perawat Pasien Corona: Sebulan Lebih Tak Ketemu Orangtua
Seorang Mahasiswa Ditangkap Setelah Empat Kali Mencabuli Gadis Berusia 13 Tahun
Menko Polhukam Mahfud: Tidak Ada Pelanggaran HAM di Era Jokowi Sejak 2014

Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Perobekan Alquran

Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Perobekan Alquran

Seorang pria di Tasikmalaya berinisial E (33) diamankan polisi, karena diduga melakukan perobekan Alquran. Hal ini terungkap setelah video hasil robekan viral di media sosial.

Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa penangkapan E dilakukan hari Kamis (19/12) siang. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa Alquran tersebut diambil dari sebuah masjid.

“(Perobekan Alquran) dilakukan di Jalan Galunggung, Lawangsari. Ada saksi empat orang,” kata Rudy saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, beberapa lembar sisa sobekan dan tiga buah kantong kresek berisi satu kitab Alquran. Tersangka disangkakan pasal 156 huruf a KUHP. Namun kondisi kejiwaan E akan diperiksa.

“Modusnya pelaku mengambil Alquran di masjid, kemudian dibawa ke tempat tinggalnya. Ia mengambil (merobek) bagian tengahnya dengan maksud akan disalin. Tapi karena capek, lembaran yang telah diambil tersebut dilipat-lipat lalu disobek dan sebagian tersebut dibuang,” tutur Rudy.

“Nah nanti bergantung hasil pemeriksaan dokter, dilakukan pembinaan masuk RS (rumah sakit) atau bagaimana. Yang jelas kasus ini sudah terungkap dan pelakunya kita akan tangani,” ia melanjutkan.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tidak bereaksi secara berlebihan. Semua proses hukum sedang dilakukan oleh polisi. “Memang ini kitab suci yang harus kita sama-sama jaga. Ini pelaku sudah ditangkap dan akan didalami tunggu prosesnya,” pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar meminta masyarakat untuk memandang kasus ini dengan kepala dingin. Semua penanganan proses hukum harus dipercayakan kepada polisi.

“Kalau pelakunya mengidap gangguan jiwa tidak harus divonis apa-apa. Karena gangguan jiwa tidak akan kena kewajiban agama. Kalau memang pelaku waras harus segera didalami motifnya. Kalau bermaksud penghinaan atau pelecehan Alquran ditindak tegas,” imbuhnya.

Salah seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, menceritakan, pada Senin (16/12) dia berangkat menuju rumah di sekitar lokasi kejadian. Saat itu dia melihat seorang lelaki yang diduga pelaku perobekan Alquran tengah ada di lokasi.

Dia menyebut bahwa sosok lelaki yang diduga pelaku perobekan selama ini tinggal di sekitar daerah Tawang dan tidak memiliki pekerjaan.

“Oleh warga dia dikenal depresi karena ditinggalkan istrinya karena perilakunya yang sering mabuk-mabukan dan tidur di rumah kosong, ungkapnya

–  Bonus New Member 10K Minimal Deposit 25K
–  Bonus 10% Setiap Hari
–  Bonus Spin  Tanpa Zonk
–  Bonus Rakeback 16,7%

http://pakde.poker

Recent search terms
  • agen kartu super 10
  • Agen Omaha Poker Rupiah
  • Capsa Susun Online
  • Terkini agen kartu super 10
  • Robek alquran
  • pria depresi Robek alquran

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0