Pembegalan Sadis di Jombang Ditangkap Setelah Ditembak Polisi

Pembegalan Sadis di Jombang Ditangkap Setelah Ditembak Polisi

Pembegalan Sadis di Jombang Ditangkap Setelah Ditembak Polisi Pembegalan Sadis - Begal sadis ditangkap anggota Resmob Polres Jombang usai membacok

Dosen di Kupang Ditangkap Polisi Usai Curi iPhone 11
Nggak Sengaja Minum Wine dan Mabuk, Rakun Ini Malah Ditembak Mati
Galau Tak Kunjung Dapat Jodoh, Junaedi Pilih Gantung Diri

Pembegalan Sadis di Jombang Ditangkap Setelah Ditembak Polisi

Pembegalan Sadis – Begal sadis ditangkap anggota Resmob Polres Jombang usai membacok dan merampas handphone korbannya di Jalan Desa betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa timur. Tersangka diketahui bernama Indarto (35), warga Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh, Jombang yang tinggal di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKBP Ambuka Yudha Hardi Putra, mengungkapkan tersangka ditangkap setelah ada laporan dari korbannya bernama Edi Yuli (50), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Ambuka menjelaskan, korban, saat itu naik bus dari Surabaya turun di simpang empat Gambiran, Mojoagung, Jombang. Setelah itu, korban sendirian berjalan kaki ke arah utara hingga sampai di TKP, tepatnya di samping pabrik Volma, dibacok oleh orang tidak di kenal dengan sebilah pedang.

“Tersangka mengendarai sepeda motor lalu berhenti dan membacok korban dari arah belakang dan mengenai kepala bagian kiri belakang,” kata Ambuka, Sabtu (30/11).

Setelah itu, tersangka menodongkan pedangnya ke bagian dada korban lalu merampas tas dan HP korban. Setelah mendapatkan hasil, tersangka langsung kabur ke arah selatan meninggalkan korbannya.

Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka ditangkap polisi di rumah mertuanya Dusun Kauman, Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Namun, saat ditangkap ia berusaha kabur. Hingga akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kaki bagian kanan pelaku.

“Barang bukti yang diamankan 1 unit HP Lenovo dan satu buah pedang yang dipakai untuk melakukan kejahatan,” katanya.

Mantan kasat Reskrim Polres Kediri ini menambahkan, dalam pemeriksaan, tersangka telah mengakui perbuatannya yakni melakukan perampasan. Menurut Ambuka, tersangka merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama di Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada tahun 2014 lalu.

“Tersangka telah kita tahan dan dikenakan pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Lapak Dewa

Kali ini Lapak Dewa akan memberikan satu promo yang sangat menarik untuk semua membernya. Bonus ini sangat membantu semua member agar mendapatkan bonus tambahan untuk bermain.

SYARAT DAN KETENTUAN UNTUK MENDAPATKAN BONUS DEPOSIT 10% :

(*) Minimal Deposit Rp.100.000 ( Maksimal BONUS Rp.300.000 ) ( Berlaku 1x Per ID ).
(*) Syarat WD Turn Over Harus mencapai 3x Dari Deposit + Bonus.
(*) Promo ini bisa berubah sewaktu” dan pemberitahuan akan kami infokan keseluruh member melalui livechat, memo, fanspage facebook dan WA.
(*) Dilarang melakukan Transfer Chip atau melakukan kecurangan lain dalam Promo ini.
(*) Member yang melakukan kecurangan maka Chip akan dihanguskan dan tidak akan bisa mengikuti promo ini lagi.
(*) Data member Harus Valid ( Jika tidak Valid maka tidak bisa di proses).
(*) Promo Bonus Deposit 10% bisa diklaim setiap hari

Untuk bisa mendapatkan bonus ini juga sangat gampang sekali hanya dengan memiliki ID di www.lapakdw.fun , bagi yang belum memiliki UserID bisa mendaftar sekarang juga.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0