Pegawai Lapas Terlibat Peredaran Narkoba Di Dalam Penjara

Pegawai Lapas Terlibat Peredaran Narkoba Di Dalam Penjara

Lapak Dewa - Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Sulteng) Lilik Sujandi mengatakan oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) K

Perempuan Cantik Mencuri Celana Dalam Pria Di Pasar Madiun
Geng Motor Kembali Berulah Tujuh Orang Ditangkap
Tim Sar Sibolga Berhasil Menemukan 2 Nelayan Yang Terdampar, 1 Orang Tewas

Lapak Dewa – Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Sulteng) Lilik Sujandi mengatakan oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Palu (Petobo Palu) yang ditangkap terlibat peredaran narkoba di dalam penjara akan dipecat. Satu sipir Lapas Petobo Palu ditangkap bersama tiga orang napi oleh Polda Sulteng.

“Oknum sipir yang ditangkap oleh Polda Sulteng 23 April 2020 lalu akan kami pecat, dan tidak menerima gaji terhitung mulai bulan April 2020. Dia terlibat karena faktor integritas, dan itu kemauan secara pribadi yang bersangkutan,” kata Lilik Sujandi, pada Rabu (13/5/2020).

“Pokoknya kecewalah dan sangat memalukan, mestinya pegawai lapas memberikan contoh yang baik. Apalagi oknum tersebut ditangkap bersama tiga orang narapidana lainnya,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatannya oknum atau pegawai Lapas dalam sindikat peredaran narkoba jenis sabu di dalam penjara, sangat mengecewakan dan memalukan.

Lilik juga menegaskan akan lebih berhati-hati lagi dalam pengawasan aktivitas dalam lapas, baik dari narapidana maupun dari pegawai lapas.

Sebelumnya, Ditnarkoba Polda Sulteng membongkar sindikat narkoba yang peredarannya di ruang lingkup Lapas Kelas II-A Palu. Sebanyak empat orang diamankan dan sudah ditetapkan jadi tersangka.

“Napi yang kita amankan berinisial AWD perantara penjual dan pembeli, HDO selaku kurir, dan ARD yang juga selaku kurir. Yang mana kedua kurir tersebut melancarkan penjualan atas bantuan oknum sipir yang berinisial SM,” kata Dirnarkoba Polda Sulteng Kombes Dodi Rahmawan saat dihubungi pada (1/5)

Kata Dodi, barang bukti yang diamankan untuk sementara sebanyak 53,3 gram. Kini, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2), Pasal 112 (2) jo Pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terancam hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan pidana denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

LAPAK DEWA

Bagi semua member yang mendaftar di situs Lapak Dewa akan mendapatkan Bonus New Member 20K secara langsung setelah melakukan Deposit awal minimal 50K.

Dengan adanya bonus untuk new member ini di harapkan semua member yang baru bergabung dapat lebih bersemangat untuk bermain bersama di Lapak Dewa.

Jadi tunggu apalagi, mari segera mendaftar dan berabung bersama di Lapak Dewa
Dapatkan kemenangannya setiap hari
Dapatkan bonus –  bonus menarik lainnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0