Mantan Murid Sadis Yang Dengan Tega Memperkosa Dan Membunuh Mantan Gurunya Dengan Beringas

Mantan Murid Sadis Yang Dengan Tega Memperkosa Dan Membunuh Mantan Gurunya Dengan Beringas

Lapak Dewa - Hawa nafsu membutakan mata Ardiansyah. Remaja 18 tahun itu secara beringas memperkosa hingga membunuh mantan gurunya saat SD, E (40).

Seorang Perempuan Dianaya Menggunakan Palu Oleh Pria Yang Di Kenal Melalui Facebook
Video Seks Gangbang Di Bali Viral Seorang wanita Dan Tiga Pria
Warga Prancis Yang Melakukan Pencabulan Terhadap 305 Anak Di Bawah Umur Meninggal Di Sel

Lapak Dewa – Hawa nafsu membutakan mata Ardiansyah. Remaja 18 tahun itu secara beringas memperkosa hingga membunuh mantan gurunya saat SD, E (40).

Di bawah pengaruh video porno yang habis ditontonnya, Ardiansyah masuk ke dalam rumah korban. Kasus pemerkosaan berujung pembunuhan ini terjadi di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Rabu (8/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Imajinasi liar mengusai pikiran Ardiansyah. Jauh hari sebelum kasus ini terjadi, Ardiansyah sudah sering mengintip korban saat mandi. Bahkan pernah dipergoki mencuri.

Rumah Ardiansyah dengan korban hanya berjarak sekitar 200 meter. Pelaku sudah kenal situasi rumah korban. Dia tahu di mana lokasi mesti bersembunyi sebelum melampiaskan perbuatan bejatnya.

Sejumlah barang milik E hari itu dipakai Ardiansyah hingga mengakibatkan korban terbunuh. Kulkas, ember, ikat pinggang, kabel charger handphone (HP), hingga tali rafia jadi saksi bisa kelakuan beringas Ardiansyah.

Mantan Murid Sadis Yang Dengan Tega Memperkosa Dan Membunuh Mantan Gurunya Dengan Beringas

“Tersangka kemudian masuk rumah korban dan menunggu korban di samping kulkas dekat kamar mandi. Setelah Korban keluar dari kamar mandi, korban kemudian dicekik lehernya dengan menggunakan kedua tangan dan pingsan,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar saat dimintai dikonfirmasi, Jumat (10/7/2020).

Ardiansyah lalu membawa dan memperkosa korban di ruang tamu. Korban sempat tersadar dan berontak saat pelaku melakukan aksi bejatnya.

“Mengetahui korban berontak dan teriak meminta tolong, tersangka kemudian menyumpal mulut korban dengan menggunakan ikat rambut yang terbuat dari kain,” ujarnya.

Tidak berhenti, Ardiansyah lalu mengikat leher korban menggunakan sabuk berwarna cokelat dan kabel charger HP. Korban pun tewas.

Setelah itu pelaku menyeret jasad korban menggunakan seprai dan dimasukkan ke dalam ember berwarna hijau. Tubuh korban dilipat dan tangannya diikat pakai tali rafia.

Mantan Murid Sadis Yang Dengan Tega Memperkosa Dan Membunuh Mantan Gurunya Dengan Beringas

“Posisi ditemukan terlipat di dalam ember atau bak besar plastik. Paha dan perut itu nempel,” ujar Kapolsek Muara Telang Iptu Gunawan saat dimintai konfirmasi terpisah.

Ardiansyah memasukkan jasad korban ke dalam ember agar tak diketahui orang-orang. Pelaku menutup jasad korban dengan seprai agar tak menimbulkan bau. Ardiansyah kalap hingga membunuh mantan gurunya karena ketakutan.

“Dia itu awalnya takut karena habis perkosa korban. Karena dekat, kenapa ya ketakutan. Jadi korban dibunuh, diikat, dan dimasukkan ember,” ucap Kapolsek Muara Telang Iptu Gunawan saat dimintai konfirmasi, Jumat (10/7/2020).

Ardiansyah ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Sumsel, Polres Banyuasin, dan Polsek Muara Telang di kediamanya di Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, pada Kamis (9/7) pukul 18.30 WIB. ‘Saksi bisu’ yang diamankan polisi di antaranya 2 unit ponsel genggam, 1 ember warna hijau, 1 charger HP warna putih, 1 ikat rambut, 2 ikat pinggang cokelat, 1 celana cokelat tersangka, 1 baju warna hitam.

LAPAK DEWA

Bagi semua member yang mendaftar di situs Lapak Dewa akan mendapatkan Bonus New Member 20K secara langsung setelah melakukan Deposit awal minimal 50K.

Dengan adanya bonus untuk new member ini di harapkan semua member yang baru bergabung dapat lebih bersemangat untuk bermain bersama di Lapak Dewa.

Jadi tunggu apalagi, mari segera mendaftar dan berabung bersama di Lapak Dewa
Dapatkan kemenangannya setiap hari
Dapatkan bonus –  bonus menarik lainnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0