Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran - JAKARTA , Anggota Komisi I DPR, Christina

Bareskrim Polri Menggagalkan Peredaran Narkoba Sabu seberat 159 Kilogram
Sesosok Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan Warga Diteras Rumah
Jokowi: Dari Dulu Sampai Sekarang Natuna Adalah Indonesia!

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran – JAKARTA , Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani senang mendengar kabar kapal nelayan dan coast guard China telah keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna, Kepulauan Riau usai Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung pada Rabu 8 Januari 2020.

Namun, politikus Golkar itu menyoroti aspek penegakkan hukum atas kapal yang melakukan pencurian ikan tersebut.

“Kami senang mendengarnya, namun menyayangkan jika memang benar telah terjadi pencurian ikan dan pelakunya tidak diproses, belum lagi bicara nilai kerugian yang ditimbulkan,” katanya saat dikonfirmasi Lapakdw.Pro , Jumat

Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Ke depan, Christina ingin pemerintah Indonesia lebih aktif lagi meningkatkan kehadiran di ZEE Indonesia untuk mencegah pencurian ikan oleh kapal asing. Kehadiran aparat di ZEE, membuktikan negara hadir mempertahankan hak berdaulat atas batas wilayahnya.

“Satu pelajaran yang bisa diambil di sini, kita harus lebih aktif meningkatkan kehadiran dan pengawasan di ZEE kita, terutama yang memiliki potensi besar sumber daya alam,” ujar Christina.

Selain itu, dia juga mendorong pemerintah memikirkan solusi bagi nelayan di Natuna yang saat ini kemampuannya belum cukup untuk melaut di ZEE Indonesia. Kemampuan yang dimaksud adalah terkait spesifikasi kapalnya.

“Apa yang bisa dilakukan untuk mereka? Apakah model kerjasama bagi hasil di mana pemerintah melalui BUMN perikanan menyediakan kapalnya? Apakah kredit lunak pengadaan kapal untuk digunakan nelayan secara kolektif di mana BUMN perikanan menjadi off taker hasil penangkapannya? atau mungkin ada mekanisme lain yang bisa dilakukan?” tuturnya.

Markas Besar TNI sebelumnya menyatakan kapal nelayan dan coast guard China telah keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna, Kepulauan Riau usai Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Natuna, Rabu 8 Januari 2020.

“Dengan amatan dari TNI AU melalui udara, mereka artinya kapal-kapal China yang melakukan ilegal fishing sudah keluar dari ZEE kita, pasca-kunjungan Presiden ke Natuna,” kata Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 9 Januari 2020.

Beberapa waktu terakhir kapal nelayan asal China yang dikawal kapal coast guard memasuki perairan Natuna untuk melaut secara ilegal di sana. Negara Tirai Bambu itu diduga tak mengakui ZEE Indonesia di wilayah tersebut.

                                             Lapak Dewa

    Bonus New Member 10K Minimal Deposit 25K 

  • Bonus 10% Setiap Hari
  • Bonus Spin  Tanpa Zonk
  • Bonus Rakeback 16,7%

       Mari segera bergabung di Lapak Dewa.

      Dapatkan bonus deposit 10% setiap hari bagi semua member.

     Bagi member yang baru bergabung dan telah melakukan deposit, akan diberikan modal tambahan senilai 10K secara langsung.

http://pakde.poker

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0