Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus, Muncikari 18 Tahun di Tangkap

Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus, Muncikari 18 Tahun di Tangkap

Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus, Muncikari 18 Tahun di Tangkap FH (18), seorang muncikari ditangkap polisi karena jual Anak  wan

Polisi Tangkap Komplotan Perampok Ratusan Ternak Bebek di Batubara Fadly Pelka · Senin, 06 Juli 2020 – 14:27 WIB
Demam dan Batuk Usai Pulang dari Malaysia, Dua Warga Diperiksa RSUP M Djamil
Diduga Overdosis Wanita Muda Merenggang Nyawa Di Hotel Wisata, Pria Pasangannya Jadi Tersangka

Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus, Muncikari 18 Tahun di Tangkap

Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus, Muncikari 18 Tahun

FH (18), seorang muncikari ditangkap polisi karena jual Anak  wanita di bawah umur asal Rangkasbitung, Lebak dan Bandung, Kabupaten Serang. FH ditangkap di salah satu tempat panti pijat plus-plus di daerah Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Kedua korban berinisial AF (14) dan NA (14). Mereka dirayu untuk bekerja disalah satu panti pijat di daerah Bogor dan dipaksa oleh pelaku untuk melayani pria hidung belang.

Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terungkap setelah polisi mendapat laporan dari orangtua korban pada 4 November 2019 lalu.

“Pelaku menawarkan pekerjaan sebagai tukang pijat di daerah Bogor, namun dia tidak memberitahu bekerja di panti pijat plus-plus atau sebagai PSK. Pelaku asal Lebak,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi saat dikonfirmasi, Selasa (19/11).

Kemudian mereka bertiga berangkat dari Stasiun Rangkasbitung ke Bogor menggunakan kereta commuter line pada Rabu 30 Oktober 2019 lalu. Setiba di lokasi mereka diperkenalkan kepada pemilik panti pijat tersebut dan diberikan kaos pendek dan celana pendek kemudian melayani lelaki hidung belang.

Sementara, uang keuntungan dari hasil melayani laki-laki hidung belang langsung dikuasai oleh pelaku FH dipergunakan untuk kebutuhan sehari hari.

“FH melakukan dugaan tindak pidana tersebut karena pelaku ingin mencari keuntungan sendiri,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 2 ayat (1) dan (2) UU nomor 21 tahun 2007 dan atau pasal 76I Jo pasal 88 UU RI nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp5 miliar.

–  Bonus New Member 10K Minimal Deposit 25K
–  Bonus 10% Setiap Hari
–  Bonus Spin  Tanpa Zonk
–  Bonus Rakeback 16,7%

http://pakde.poker

Recent search terms
  • agen kartu super 10
  • Agen Omaha Poker Rupiah
  • Capsa Susun Online
  • Terkini agen kartu super 10
  • Muncikari 18 Tahun
  • Jual Anak di Bawah Umur
  • pijit dan plus plus

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0