Buron Kasus Pencabulan Ditangkap Saat Diperiksa Polisi Terkait Karhutla

Buron Kasus Pencabulan Ditangkap Saat Diperiksa Polisi Terkait Karhutla

Buron Kasus Pencabulan Ditangkap Saat Diperiksa Polisi Terkait Karhutla Buron Kasus Pencabulan - Tim gabungan Kejaksaan Negeri Pelalawan dan Reskri

Tukang Martabak Sebar Foto Bugil Mantan ke Medsos
Bayi Laki-Laki Dibuang, Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan Garut
Istri Diselingkuhi, Didi Tikam Jumriansyah Pakai Badik Hingga Tewas

Buron Kasus Pencabulan Ditangkap Saat Diperiksa Polisi Terkait Karhutla

Buron Kasus Pencabulan – Tim gabungan Kejaksaan Negeri Pelalawan dan Reskrim Polres Pelalawan mengeksekusi terpidana inisial Su atas kasus pencabulan anak di bawah umur. Pelaku ditangkap di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau.

“Su ditahan kembali berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung nomor: 2409 K/Pid.Sus/2019 tanggal 19 September 2019. Dia divonis lima tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar atas pencabulan terhadap anak tirinya,” ujar Kepala Kejari Pelalawan Nophy Tennophero Suoth, Kamis (14/11).

Tidak mudah menangkap Su. Jaksa membutuhkan waktu selama satu minggu lebih, dan berkoordinasi dengan Polsek Langgam, Polres Pelalawan. Atas informasi dari polisi, jaksa ke lokasi dan menangkap terpidana Su.

“Penangkapan dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Agus Kurniawan dan dua orang jaksa fungsional Marthalius SH dan Nofwandi SH,” kata Nophy.

Setelah bersusah payah mencari Su, akhirnya jaksa menerima informasi dari Polsek Langgam bahwa Su datang ke Mapolsek Langgam untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Su menjadi saksi dalam perkara Kebakaran dan Hutan (Karhutla).

Tim jaksa eksekutor langsung bergerak menuju Mapolsek dan menunggu proses pemeriksaan selesai. Saat keluar dari ruangan penyidik, Suardi terkejut melihat para jaksa yang datang.

Setelah disampaikan niat untuk mengeksekusi putusan, Kepala Desa setempat juga dipanggil untuk mendampingi pelaksanaan putusan. Su kaget mendengar hal tersebut.

“Terpidana sempat menyangkal putusan kasasi MA, karena dia pernah diputus bebas di PN Pelalawan. Lalu tim menjelaskan putusan tersebut padanya,” ucap Nophy.

Su diperlihatkan oleh jaksa, terkait Surat Perintah Pelaksanaan Putusan atau P-48, tim kejaksaan tetap melakukan eksekusi terhadap terpidana. Setelah dua jam komunikasi, akhirnya Su dibawa ke Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru untuk menjalani hukuman.

Lapak Dewa

Kali ini Lapak Dewa akan memberikan satu promo yang sangat menarik untuk semua membernya. Bonus ini sangat membantu semua member agar mendapatkan bonus tambahan untuk bermain.

SYARAT DAN KETENTUAN UNTUK MENDAPATKAN BONUS DEPOSIT 10% :

(*) Minimal Deposit Rp.100.000 ( Maksimal BONUS Rp.300.000 ) ( Berlaku 1x Per ID ).
(*) Syarat WD Turn Over Harus mencapai 3x Dari Deposit + Bonus.
(*) Promo ini bisa berubah sewaktu” dan pemberitahuan akan kami infokan keseluruh member melalui livechat, memo, fanspage facebook dan WA.
(*) Dilarang melakukan Transfer Chip atau melakukan kecurangan lain dalam Promo ini.
(*) Member yang melakukan kecurangan maka Chip akan dihanguskan dan tidak akan bisa mengikuti promo ini lagi.
(*) Data member Harus Valid ( Jika tidak Valid maka tidak bisa di proses).
(*) Promo Bonus Deposit 10% bisa diklaim setiap hari

Untuk bisa mendapatkan bonus ini juga sangat gampang sekali hanya dengan memiliki ID di www.lapakdw.fun , bagi yang belum memiliki UserID bisa mendaftar sekarang juga.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0