Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai Dipukul Piring

Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai Dipukul Piring

Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai Dipukul Piring MUARA ENIM, - Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai

Siswa SMP di Simalungun Tewas Dibunuh, Mayatnya Dikubur di Kebun Karet
Kakak Adik di OKU Tusuk Saudara, Mayatnya Dikarungi dan Dikubur di Rumah
Tak Puas Bercinta Saat Pesta Seks, Pria di Bogor Nekat Bunuh LC Karaoke

Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai Dipukul Piring

MUARA ENIM, – Balita yang Tewas Dianiaya Ibu Kandung Kehabisan Darah Usai Dipukul Piring Aksi keji dilakukan oleh seorang ibu muda asal Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) bernama Lina Natalia (19). Bukan tanpa alasan, Lina tega membunuh anak kandungnya yang masih berusia dua tahun.

Kapolsek Gunung Megang, AKP Herli Setiawan mengatakan, pelaku merupakan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat membunuh anaknya berinisial NR karena tak mau makan.

Insiden memilukan ini terjadi pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, pelaku hendak menyuapi makan anaknya. Meski telah dibujuk beberapa kali, sang anak masih tak mau makan.

“Pelaku awalnya hanya memukul korban menggunakan tangan, dan kembali membujuk anaknya agar mau makan,” kata Herli, Selasa (7/4/2020).

Herli menambahkan, meski sudah dibujuk sang anak tetap tak makan. Hal ini yang membuat pelaku kesal dan gelap mata sehingga memukulkan piring beling yang berisi nasi ke anaknya hingga pecah.

“Piring itu pecah, sehingga melukai bahu anaknya. Pelaku yang panik melihat anaknya terluka langsung membawanya ke puskesmas,” kata dia.

Namun, lanjut Herli, korban akhirnya dirujuk ke RS HM Rabain Muara Enim. Setelah beberapa jam dirawat, balita itu meninggal dunia karena mengalami pendarahan.

Lebih lanjut Herli mengatakan, pelaku ditangkap berkat laporan dari nenek korban. Sang nenek merasa ada yang janggal dengan kematian cucunya.

“Nenek korban yang merasa bahwa kematian cucunya terjadi secara tidak wajar melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gunung Megang pada Jumat (27/3/2020),” katanya.

Begitu menerima laporan, polisi langsung melakukan penyeledikan dan melakukan olah TKP. Hasil penyelidikan dapat dipastikan bahwa pelaku dugaan penganiayaan itu merupakan ibu kandungnya sendiri.

“Pelaku mengaku khilaf dan emosi karena korban tak mau makan meski sudah disuapi oleh pelaku,” kata dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat 3  No. 35 Tahun 2014, atas perubahan UU No. 23 Tahun 2004, tentang penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang mengakibatkan meninggal dunia.

LAPAK DEWA

 Bagi semua member yang mendaftar di situs Lapak Dewa akan mendapatkan Bonus New Member 10K secara langsung setelah melakukan Deposit awal minimal 25K.

Dengan adanya bonus untuk new member ini di harapkan semua member yang baru bergabung dapat lebih bersemangat untuk bermain bersama di Lapak Dewa.

Lapak Dewa juga memberikan bonus deposit senilai 10% dari total deposit anda. Bonus deposit tersebut dapat di klaim setiap hari dengan maksimal bonus 300 ribu.

Lapak dewa juga memberikan bonus lucky spin gratis setiap hari kepada semua member. Juga terdapat bonus mingguan sebesar 16,7% yang akan di dapatkan setiap minggunya.

Jadi tunggu apalagi, mari segera mendaftar dan berabung bersama di Lapak Dewa
Dapatkan kemenangannya setiap hari
Dapatkan bonus –  bonus menarik lainnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0