Anak Dicabuli Kapolsek Orang Tua Mengaku Ditawari Uang Damai

Anak Dicabuli Kapolsek Orang Tua Mengaku Ditawari Uang Damai

Anak Dicabuli Kapolsek, Orang Tua Mengaku Ditawari Uang Damai Anak Dicabuli Kapolsek - Anak bawah umur di Kutai Barat, Kalimantan Timur, diduga jad

Putra Wakil Bupati Banyuasin Ditangkap Saat Pesta Sabu
Dituduh Curi Uang, Leo Dibacok Oleh Tetangga Hingga Tewas
Kades di Musi Banyuasin Tabrak Mati Warganya, Karena Kayunya Dicuri

Anak Dicabuli Kapolsek, Orang Tua Mengaku Ditawari Uang Damai

Anak Dicabuli Kapolsek – Anak bawah umur di Kutai Barat, Kalimantan Timur, diduga jadi korban pencabulan perwira polisi di Kutai Barat berpangkat Inspektur Satu (Iptu). Orang tua mengaku sempat diajak damai dengan iming-iming uang puluhan juta.

Ajakan itu bertujuan agar orang tua korban tidak melaporkan Iptu Sy, ke bagian tindak pidana umum Polres Kutai Barat. Namun, orang tua korban bergeming.

“Memang, mereka hari itu pertama ada bawa uang Rp 10 juta, kedua Rp 50 juta minta agar tidak ke pidana umum,” kata orang tua korban saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (12/11) malam.

Orang tua korban menolak diajak damai dan meneruskan dugaan pencabulan itu ke Satreskrim Polres Kutai Barat. “Iya Pak (tetap meneruskan ke pidana umum). Tapi saya tidak dikasih bukti laporan ke pidana umum,” ujar ibu korban.

 

Didatangi Oknum Polisi

Bahkan, Senin (11/11) kemarin, ada 3 petugas kepolisian mendatangi orang tua korban. “Seolah-olah menyalahkan saya, kenapa koar-koar begitu? Kok bawa-bawa nama Kapolsek? Sekarang Kapolsek sudah ganti. Itu bisa dituntut balik,” sebutnya.

“Padahal, waktu kejadian, kan yang bersangkutan masih menjabat sebagai Pak Kapolsek,” tambah dia.

Ibu korban menyatakan sempat menanyakan kasus pencabulan anaknya ke Polres Kutai Barat. “Saya tanya gimana? Masih di Polda. Saya tanya kapan sidang? Berkas belum ada dibalas pengadilan,” ungkap dia.

“Saya juga sudah tanyakan ke anak saya, berapa kali diperlakukan begitu (oleh pelaku Sy). Jawab anak saya, kemarin, kemarin, kemarin. Begitu saja, namanya anak-anak masih polos,” tuturnya.

Diketahui, Iptu Sy dilaporkan orangtua korban, ke Polres Kutai Barat, 22 Agustus 2019 lalu. Dua hari sebelumnya, orang tua korban memergoki putrinya di ruang tamu rumah Iptu Sy, diduga dicabuli pelaku, usai korban salat Zuhur.

Saat ditanya sang ibu, korban mengaku sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa. Namun demikian, hingga saat ini, Iptu Sy tak kunjung menjalani persidangan.

Wakapolres Kutai Barat Kompol Sukarman, membenarkan kejadian itu. Menurut dia, kasus itu sudah P21. Namun demikian, Sukarman enggan menjawab panjang lebar. Saat ditanya, apakah benar Iptu Sy menjalani penahanan di Polda Kaltim, Sukarman bertanya balik.

“Anda dapat berita darimana? Saya juga perlu tahu. Kalau sudah P21 itu, berarti apa yang anda dengar, anda tahu, silakan diterjemahkan sendiri,”

 

Lapak Dewa

Kali ini Lapak Dewa akan memberikan satu promo yang sangat menarik untuk semua membernya. Bonus ini sangat membantu semua member agar mendapatkan bonus tambahan untuk bermain.

SYARAT DAN KETENTUAN UNTUK MENDAPATKAN BONUS DEPOSIT 10% :

(*) Minimal Deposit Rp.100.000 ( Maksimal BONUS Rp.300.000 ) ( Berlaku 1x Per ID ).
(*) Syarat WD Turn Over Harus mencapai 3x Dari Deposit + Bonus.
(*) Promo ini bisa berubah sewaktu” dan pemberitahuan akan kami infokan keseluruh member melalui livechat, memo, fanspage facebook dan WA.
(*) Dilarang melakukan Transfer Chip atau melakukan kecurangan lain dalam Promo ini.
(*) Member yang melakukan kecurangan maka Chip akan dihanguskan dan tidak akan bisa mengikuti promo ini lagi.
(*) Data member Harus Valid ( Jika tidak Valid maka tidak bisa di proses).
(*) Promo Bonus Deposit 10% bisa diklaim setiap hari

Untuk bisa mendapatkan bonus ini juga sangat gampang sekali hanya dengan memiliki ID di www.lapakdw.fun , bagi yang belum memiliki UserID bisa mendaftar sekarang juga.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0