Aksinya Terekam CCTV Komplotan Curanmor Ditembak Polisi

Aksinya Terekam CCTV Komplotan Curanmor Ditembak Polisi

Aksinya Terekam CCTV, Komplotan Curanmor Ditembak Polisi Aksinya Terekam CCTV Komplotan Curanmor Ditembak Polisi Komplotan bandit spesialis pencurian

Modus Curanmor Baru di Malang, Korban Diajak Pesta Miras dan ML
Polisi Tembak Mati Maling Motor Berpistol di Depok, Ternyata Mahasiswa
Kedapatan Mencuri Sepeda Motor di Medan Denai, Pemuda Ini Diamuk Massa

Aksinya Terekam CCTV, Komplotan Curanmor Ditembak Polisi

Aksinya Terekam CCTV Komplotan Curanmor Ditembak Polisi Komplotan bandit spesialis pencurian sepeda motor berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Mojokerto, Jumat (7/2/2020).

Tersangka masing-masing Abdul Kholik (30) warga Kalianak Timur, Surabaya; Irwan Priyanto (34) warga Bubutan Surabay; Mahfud (30) warga Tambaksari Surabaya; Sahid (33) warga Asemrowo Surabaya dan Mat Kusaeri (45) warga Asemrowo Surabaya.

Dua pelaku merupakan pelaku utama sedangkan tiga lainnya berperan sebagai penadah hasil kejahatanya. Dalam melakukan aksinya pelaku melakukan secara acak dengan memanfaatkan kelengahan korbannya,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Feby Hutagalung, melansir Sindonews.

Dalam aksinya, lanjut Kapolres, pelaku mengincar rumah dalam keadaan sepi pada malam hari dan mengambil barang-barang berharga.

Kasus ini terbongkar berkat rekaman CCTV saat pelaku mencuri sepeda motor di kawasan Desa Jasem, Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Dua pelaku terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat dilakukan penangkapan di Pasuruan,” timpalnya.

Sebelumnya, komplotan ini melakukan pencurian sepeda motor dan handphone di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Di mana saat pelaku mengambil kunci sepeda motor saat pemilik kendaraan M Fernando (19) tertidur pulas. Tak hanya sepeda motor para pelaku juga mengambil handphone korbannya, namun aksinya terekam kamera CCTV.

Pelaku pencurian ini merupakan residivis dan telah ditahan di Mapolsek Gubeng Surabaya selama satu tahun. Bersama tersangka turut diamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan satu unit ponsel. Dari tangan para tersangka Polisi juga menyita barang bukti berupa sejumlah handphone serta kunci later T yang digunakan untuk mencuri sepeda motor,” tuturnya.

Akibat perbuatannya keempat tersangka ini dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

LAPAK DEWA

  Bonus New Member 10K Minimal Deposit 25K 

Bonus 10% Setiap Hari

Bonus Spin  Tanpa Zonk

Bonus Rakeback 16,7%

       Mari segera bergabung di Lapak Dewa.

      Dapatkan bonus deposit 10% setiap hari bagi semua member.

     Bagi member yang baru bergabung dan telah melakukan deposit, akan diberikan modal tambahan senilai 10K secara langsung.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0